TREND MINUMAN SERBA KOPI

    
Kepopuleran kopi di kalangan masyarat semakin meningkat. Hal tersebut kemudian melahirkan barista-barista muda yang kreatif, inovatif, dan energik. Mereka semua semakin tertantang untuk bisa menyajikan kopi dengan cara yang tidak biasa. Mereka terus berkreativitas demi menghasilkan sajian kopi yang memiliki nilai artistik.

Salah satu sajian coffe yang memiliki seni disebut "Coffe Latte Art". Ada beberapa jenis gambar di latte art seperti: Tulip, rosetta, love, dll. Kemampuan membuat jenis tersebut bergantung pada tingkat kemampuan si barista untuk membuat latte art. Sajian yang sering kita temukan di kedai kopi sering kali berbentuk Latte Art Tulip. Bentuk tulip memang sangatlah indah ketika kita melihatnya sendiri tergambar dengan jelas diatas sebuah kopi. Apa sih yang membedakannya dengan kopi-kopi biasa? Proses pembuatan tetap menggunakan basic coffe, sedangkan metode yang dipakai yaitu metode expreso. Nah ini dia yang membedakan kopi biasa dengan latte art tulip yaitu penyajian berbentuk daun diatas sebuah kopi. Gambar daun tersebut menggunakan sebuah susu freshmilk yang dipanaskan sesuai standart suhu panas. Kemudian terlihat jelas perbedaannya jg terletak pada si foam. Foam merupakan hasil dari stim susu yang menghasilkan busa dari susu tersebut.

Cita rasa kopi tentu terletak pada cara pembuatan kopi itu sendiri. Untuk proses pembuatan pertama grinder/giling biji kopi 10gr, kemudian masukkan ke mesin kopi, jangan lupa atur waktu dan mili espressonya dengan takaran 20-25ml. Setelah itu steam susu di milkjug sampai keluar foam, setelah itu hanya tinggal membuat latte artnya. Kunci dari latte art sendiri terletak pada hasil stim susu dan pouring ketika membikin latte art. Hasil pouring sangatlah mempengaruhi bentuk. Karena teknik tersebut harus benar-benar dilatih oleh seorang barista agar menghasilkan gambar latte art yang indah dan memiliki nilai jual.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah tulisan dianggap sederhana,tetapi jika kita mencoba menulis semua tak sesederhana itu

Potret Buram Pendidikan di Indonesia