Anak
Perekam Telolet
“Rekam telolet bisa dikatakan sebagai kegiatan atau
aktivitas anak-anak yang merekam laju bus atau mengambil gambar bus dipinggir
jalan.”
Aktivitas anak perekam telolet
bisa jadi dianggap positif, karena dinilai dapat menghidupkan kecintaan anak terhadap
transportasi umum. Jika sejak kecil mereka sudah menyukai bus, saat dewasa pun
mereka akan menggunakan transportasi umum disaat melakukan kegiatan sehari-hari
mereka. Anak perekam laju hus tersebut sudah hampir sekitar setengah tahun
hunting bus untuk mendapatkan suara klakson telolet..telolet. Hasil rekaman
mereka pun hanya sekedar untuk dipamerkan atau disimpan sebagai koleksi
pribadi. Semua itu dianggap sebatas kretifitas anak dalam merekam laju bus
tersebut.
Anak-anak yang merekam laju
bus dianggap hanya mengikuti trens saja. Karena sekarang ini banyak anak remaja
menyukai bus model terbaru, atau biasa disebut bismania community. Dari segi
keselamatan, kegiatan anak-anak ini sangatlah membahayakan karena demi
mendapatkan gambar atau bahkan suaranya saja, mereka masuk ke badan jalan hanya
untuk mengambil momen yang bagus. Selain itu di khawatirkan kegiatan mereka itu
dapat mengganggu konsentrasi pengemudi bus. Dimana mereka kerap bergerombol dan
mengangkat tangan mereka kemudian mereka menggerak-gerakkan ibu jari sebagai
tanda agar pengemudi bus membunyikan klakson.
Jika anak-anak ini bertujuan
ingin menghidupkan transportasi umum, tentu masih ada cara lain yang lebih aman
yaitu dengan mengurangi penggunaan kendaraan
pribadi dan menggunakan transportasi umum untuk mendukung aktivitas
sehari-hari mereka, seperti pergi ke
sekolah, atau bahkan ingin berlibur ke luar kota. Selain itu kurangnya
kesadaran masyarakat untuk mengutamakan keselamatan masih sangat minim. Padahal
resiko menggunakan kendaraan pribadi mengalami kecelakaan lebih besar
dibandingkan naik angkot atau bus.
Komentar
Posting Komentar